ketika menaklukan sebuah gunung
atas sepinya
atas anggunnya
dan aku berada di jantungnya
atas detaknya
atas ruhnya
sepi menjadi milikmu dan aku
pada ruang
pada sisi
lelahku tertidur mata malam
pada nalar
pada entah
biola berlagu tarian bulan
seperti bimasakti
seperti multidimensi
jiwaku melayang bersama angin
seperti embun
seperti ombak
berdiri sendiri lalu lari pergi
dan pemahaman tentang penaklukan
tunduk dalam kekuasaan nurani