Senin, 04 Oktober 2010

Panel KDE4 Hilang?

Beberapa waktu lalu saya sempet mencoba mengcustomize desktop KDE 4 POCI, bermain-main dengan widget, dan entah apa yang saya lakukan, mendadak panel hilang tanpa mengeksekusi “remove this panel”. Hal ini bukan yang pertama saya alami pada desktop KDE 4, pada OpenSUSE 11.3 juga pernah saya temui kasus semacam ini dan mungkin anda pernah mengalami juga. Setelah beberapa saat saya coba telusuri bermodalkan rasa penasaran, ternyata crash tersebut bukan bersumber dari POCI maupun OpenSUSE bahkan mungkin distro lain. Saya menemukan crash pada konfigurasi plasma KDE yang secara detil penyebabnya masih saya telusuri.

Setelah agak lama bermain logika, saya menduga ada konfigurasi plasma yang ndak beres, dan segera melakukan beberapa langkah :

  1. Tekan Ctrl + Esc untuk melihat proses yang sedang berjalan.

  2. Cari aplikasi Plasma dan lakukan kill. Setelah ini layar akan blank. Hal ini normal.

  3. Menghapus konfigurasi plasma yang terletak di /home/useranda/.kde4/share/config/plasma* anda boleh menghapus dengan cara yang dianggap paling mudah.

  4. Disini saya melakukannya dari konsole, tekan Alt + F2 dan ketik konsole, jalankan.
    rm ~/.kde4/share/config/plasma*

  5. Tekan Alt +F2 lagi, kemudian ketik plasma dan jalankan.

Melalui langkah diatas, saya berhasil mengembalikan panel KDE4 yang hilang, semoga sharing ini bisa membantu.

Tegal Udah Punya Distro

KPLI – Tegal baru-baru ini telah merilis distro lokal Tegal pertama yang dikembangkan oleh KPLI tegal atas dukungan kwali dengan nama POCI 1.7 codename Teh. Distro POCI ini berbasis PCLinuxOS dengan penambahan aplikasi serta pemangkasan aplikasi yang dirasa kurang diperlukan.


Berikut reviewnya :

Desktop : KDE 4

Internet :

  • Firefox
  • Google Chrome (Chromium)
  • Pidgin (Chat multi platform)
  • XChat (IRC Chat)
  • dll.

Desain Grafis :

  • Gimp (Image and Photo Editor)
  • Inkscape (Graphic Vector Editor)
  • digikam (Organize your photo album)
  • Xsane (Scanner Utilities)
  • dll.

Multimedia :

  • Amarok (Audio Player)
  • SMPlayer (Video Player)
  • K3b (Burning Tools)
  • dll.

Office :

  • Open Office 3.2
  • Okular (Documents Viewer)
  • dll.

Info lengkapnya bisa dilihat di website POCI : http://poci.kwali.info

Selasa, 18 Mei 2010

Serba-serbi Ubuntu 10.04 Lucid Lynx

Ubuntu 10.04 LTS Lucid Lynx telah rilis, dan terinstal pada sebuah diantara beberapa partisi hardisk my PC. Kesan pertama.. Rock!! Meng"obrak-abrik" adalah kebiasaan yang sulit saya tinggalkan.
  • Saya coba ganti tema ambiance dengan "elementary" yang memang gaya simpelnya saya suka dari dulu.
    • Download script installernya disini
    • Klik kanan pada file hasil download tersebut, properties, pada permission centang allow executing file as program
    • Klik dobel script tersebut pilih run, tunggu hingga proses selesai
    • Buka system, preferences, appearance, pilih elementary

  • Meng-customize nautilus dengan nautilus elementary 2.30
    • Lakukan perintah berikut pada terminal
      sudo add-apt-repository ppa:am-monkeyd/nautilus-elementary-ppa
      sudo apt-get update && sudo apt-get upgrade
      nautilus -q #restarts nautilus
    • Buka nautilus
    • edit > preferences
    • Pilih tab menu Tweaks beri /isi tanda centang semua
    • Selesai
Nautilus Elementary

Sebetulnya masih banyak yang saya kutak-kutik termasuk pada aplikasi dan tool, mungkin saya posting di lain waktu.

Linux Mint 9 "Isadora"

Linux Mint 9 telah rilis dengan code name "Isadora". Distro yang berbasis Debian dan Ubuntu ini hadir dengan banyak fitur baru. Diantaranya 30.000 paket aplikasi langsung dari APT Manajer, perbaikan grphic dan desktop, backup, kompresi, menu item dapat diedit Transparan, dan masih banyak lagi. Berikut review-nya:

Linux Mint 9 “Isadora”

New features at a glance:

  • New Software Manager
    • 30,000 packages
    • Review applications straight from the Software Manager
    • APT daemon
    • Visual improvements
  • New Backup Tool
    • Incremental backups, compression, integrity checks
    • Backup/Restoration of the software selection
  • Menu improvements
    • Editable items
    • Transparent menu
    • Always start with favorites
    • “Add to” shortcuts
  • Desktop settings
    • Changes apply immediately
    • Additional options
  • Better look & feel
    • Backgrounds
    • Welcome screen
    • Update Manager
  • System improvements
    • Windows installer
    • Husse quotes
    • USB Creator
    • Default software selection
    • Local repository and Gnome-PPP
    • Apt hold/unhold/held commands
  • Project changes
    • Community Website
    • CD & DVD
    • Community Editions
    • OEM installation disks
    • USA/Japan distributors disks
    • 32 & 64-bit
  • Upstream improvements
    • Faster boot
    • Long Term Support
System requirements:
  • x86 processor (for both 32 & 64-bit versions)
  • x86_64 compatible processor (for the 64-bit version)
  • 512 MB of system memory (RAM)
  • 3 GB of disk space for installation
  • Graphics card capable of 800×600 resolution
  • CD-ROM drive or USB port
Nau coba? Silahkan download isonya..

Jumat, 05 Maret 2010

Elive - Where Debian meets Enlightenment

Elive, distribusi Linux live CD berbasis Debian yang menggunakan Enlightenment sebagai window manager. Lingkungan desktop yang mengutamakan kesenangan dari segi estetika dan ringan meskipun pada mesin lama. Waw.. cukup menarik buat saya yang hobi sama estetika desktop tetapi mesin yang saya miliki kurang memungkinkan untuk KDE yang hingga saat posting ini sudah mencapai versi 4.4.
Langsung saya donlot iso elive Topaz 2.0 dan coba boot dari cd, pada kartu grafis nvidia yang saya pasang ternyata langsung dikenali sebagai nvidia-96. Saat masuk ke lingkungan desktop di mesin Pentium IV 2.0 Ghz dengan memori 512, kesan pertama saya "kecantikan yang misterius"...


Desktop yang begitu hidup, tetapi susunan atau penempatan menunya kurang biasa. Hal ini semakin mendorong hasrat untuk mengenal lebih dekat si "cantik-misterius" ini. Anda mau coba juga? Download isonya di http://www.elivecd.org/
Tak ada salahnya kalau kita coba going live with elive... Selamat mencoba :)

Kamis, 21 Januari 2010

gstreamer di CentOS 5

Denger mp3 di CentOS? agak aneh sih, sbab selain "tabu" di linux membicarakan file mp3 (xixixi...) distro yang satu ini termasuk dalam katagori distro "ribed" kek Slackware, gentoo dan sejenisnya. Ya meskipun distro ini turunan dari Red Hat, namun paket dan tipikalnya Red Hat banget karena memang distro ini adalah Red Hat versi community.
Jadi, sebelum pasang gstreamer, saya menyarankan cari file musik yang .ogg ajah yang udah jelas bisa didengerin di linux :p .. buat yang masih penasaran okqelah qalo beqgetto.. berikut langkahnya.
  • Kita unduh dulu rpmfusion untuk CentOS (RHL5):
su -c 'rpm -Uvh http://download1.rpmfusion.org/free/el/updates/testing/5/i386/rpmfusion-free-release-5-0.1.noarch.rpm http://download1.rpmfusion.org/nonfree/el/updates/testing/5/i386/rpmfusion-nonfree-release-5-0.1.noarch.rpm'

  • Aktifkan EPEL dulu sebelum kita mengaktifkan RPM Fusion untuk Enterprise Linux (EPEL). EPEL adalah repositori add-on paket untuk Red Hat Enterprise (RHEL) dan distro lain yang kompatibel seperti fedora spin-off atau Scientific Linux CentOS. (http://fedoraproject.org/wiki/EPEL). Aktifkan dengan perintah:
su -c 'rpm -Uvh http://download.fedora.redhat.com/pub/epel/5/i386/epel-release-5-3.noarch.rpm'

su -c 'yum install foo'
  • Selanjutnya install gstreamer:
# yum install gstreamer-plugins-bad gstreamer-plugins-ugly

Begitu sajah, selesei.. :)

Themes Ubuntu 10.04 Lucid?

Ubuntu 10.04 Lucid belum resmi rilis kok. Tapi apa salahnya mencicipi "sumbangan" artwork yang sudah diposting dimana salah satunya mungkin bakal dipasang di Lucid (mungkin juga tidak satupun) tapi cukup menarik buat dipasang di desktop pribadi saya. :) Dan saya mendapati sesuatu yang menurut saya "greng"

Berikut beberapa skrinsyut dan link download GTK themes & Metacity-nya


UbuntuSun Dusk


UbuntuSun Day


UbuntuSun Dawn

Download:
GTK themes & Metacity
Wallpaper

source: https://wiki.ubuntu.com/Artwork/Incoming/Lucid/