apa yang telah aku perbuat?
seakan semua kabur dimata mereka
aku diam
aku bisu
aku terpejam
aku tak terlihat
semua isi otak kuperas
buat keberadaan mereka
semua daya kumuntahkan
untuk menjaga mereka
bukan aku takabur Ya Allah Yaa Rabb
kuanggap ini tugas berat dari-Mu
aku tak harapkan secuil apapun
ridho-Mu semata inginku
makian itu bertubi hantam hatiku
sampai aku tak mengerti siapa diri
aku bukan lalai dalam amanat
hanya kemampuan yang tak bisa menembus batas
karna Engkau yang tentukan
amarah ini kembali menggelegar
ketika ketakmampuanku
kembali berkunjung ke mukaku
melaburkan warna merah
tanpa beri kesempatan
untuk bersabar
aku ciptaan-Mu Ya Tuhan
yang kutanya
apa pengendalian diriku ini
juga anugrah-Mu?
sekuat apa Ya Rabb..
tunjukkan tanda itu
biar aku tak salah melulu
menghadapi adat-adat kehidupan
dan letakkan kelembutan di kepalan tangan
Ya Rabb..
beban ini kian menyedot daya
harusnya aku tak boleh usul apapun
jika boleh aku minta
apa ini artinya?
tunjukkan sebuah pertanda Ya Rabb
untuk apa aku harus menanggung semua
aku tak boleh berontak tentunya
maka ijinkan aku menyadari Cinta-Mu
aku tak peduli perlakuan hidup padaku
asal aku tak Engkau jauhkan Ya Rabb
aku marah pada dirikupun tak seharusnya
sbab aku ciptaan-Mu
apalagi aku marah pada orang-orang disklilingku?
laknatlah aku
Engkau Cinta dari segala cinta Ya Rabb
aku Kau ciptakan dengan segalanya dan cinta
maka jangan pernah Kau halangi pandangku dari Cinta-Mu
apapun kehendak-Mu
aku termaki
terhina
tercela
pesakitan
kotor
bauk
Yaa Rabb...
tunjukkan oleh-Mu
cara menterjemahkan bahwa itu Cinta..
Sabtu, 12 September 2009
Demi Cinta-Mu
Selasa, 08 September 2009
"Dunia Fantasi" Desktop Linux
Perbedaan fitur dan cara pengoperasian beberapa operating system merupakan hal biasa. Kita takut beralih ke aplikasi open source khususnya di Linux karena merasa harus belajar dari awal? Sebetulnya hal itu tidak perlu. Ketika kita menggunakan windows XP, dan muncul windows Vista, untuk beralih kita dituntut untuk beradaptasi kembali karena jelas dari antar muka atau tampilan desktop dan aplikasi didalamnya berbeda.Toh kita asyik-asyik saja tanpa merasa enggan untuk beralih. Perubahan akan selalu mengikuti zaman, jadi kenapa harus menghindari perubahan hanya karena enggan untuk mempelajarinya. Itu hanya sedikit gambaran yang kurang lebih sama dengan ketika kita mulai beralih ke Linux. Kalau begitu mari kita mulai jelajah “Dunia Fantasi”. Pada awal-awal Komputer kita menyala, fantasi itu dihadirkan, GRUB ataupun LILO akan muncul pertama kali ketika booting yang menyuguhkan menu-menu booting baik normal boot, fail save, dan lain-lain. Belum juga kita melangkah jauh, kembali hadir sebuah fantasi yaitu desktop atau login manager yang menawarkan sebagai siapa kita masuk / login, atau pada session, jenis lingkungan desktop mana yang akan kita gunakan. Karena hal itulah kenapa saya menyebutnya “Dunia Fantasi” yang tidak dimiliki oleh Microsoft Windows. Mari kita coba ulas perlahan-lahan.
Linux mempunya beberapa pilihan lingkungan desktop, meskipun secara deffault sudah ditentukan. Pada sebagian besar distro linux membuat defult desktopnya dengan KDE, GNOME, dan XFCE, namun demikian biasanya juga memungkinkan untuk lingkungan desktop lain seperti enlightenment, iceweasel, lxde, fluxbox, dan lain-lain. Hal ini sudah membebaskan dalam arti memberikan pilihan karena ketika kita berada dalam satu lingkungan, tentu kenyamanan yang kita utamakan. Tiap Lingkungan desktop memiliki keutamaan masing-masing.
- KDE dibuat menggunakan bahasa C++ dan Qt (Q-toolkit) sebagai dasarnya yang memungkinkan untuk pengembangan atau pembuatan aplikasi yang sesuai dengan teknologi masa kini. KDE menyediakan banyak sekali fitur tetapi agak sulit untuk mencari lokasi dari fitur tersebut. KDE sesuai dengan perkembangannya juga membutuhkan tingkat kemampuan grafik yang tinggi. Perubahan versi pada KDE juga sangat menonjol. Bukan hanya pembaruan Keindahan, tetapi menambahkan fitur-fitur yang mengikutinya. Lengkapnya fasilitas pada KDE kadang membuat orang awam mengira bahwa KDE adalah sebuah operating system tersendiri.

- GNOME berlisensi GNU dibuat menggunakan Gtk yang ditulis dalam bahasa C. Lingkungan desktop ini juga tergolong fantastis dengan kesederhanaan konfigurasi dan penempatan fitur yang mudah ditemukan, hanya saja GNOME memiliki keterbatasan pada fitur dan aplikasi terbaru. System desktop GNOME sangat mudah berinteraksi dengan ba nyak system dan platform.

- XFCE adalah lingkungan desktop yang menawarkan kecepatan proses serta penghematan penggunaan resources. Gtk yang digunakan membuat beberapa fitur GNOME bisa ditemukan di Lingkungan desktop ini. Sangat sederhana dalam fitur maupun keindahannya tetapi cukup cepat pengeksekusian perintahnya.

Referensi:
Minggu, 06 September 2009
SUITE ID 09

Filosofi Logo:
- Warna merah pada tulisan melingkar : Keberanian untuk mensosialisasikan UU ITE
- Bola dunia & Peta Indonesia : Peran serta Indonesia dalam dunia IT
- Orang mengenakan blangkon berwarna hijau : Salah satu ciri khas kebudayaan kota Solo dan taat pada aturan hukum
- Link-link membentuk huruf S : Jaringan persatuan dari berbagai pihak yang mendukung UU ITE
Jumat, 04 September 2009
Animasi Text (GIF) dengan GIMP

Siapa bilang membuat sebuah animasi itu sulit? Cukup dengan aplikasi GIMP sebuah animasi GIF bisa mendekati flash dengan sentuhan kreatifitas kita tentunya. Selain itu file GIF berkapasitas relatif kecil sehingga jika file tersebut dipasangkan dalam sebuah halaman web tidak terlalu membebani proses loading web tersebut. Bagi anda yang baru bermain-main dengan GIMP, berikut trik tutorial sederhana membuat animasi dalam format GIF.
Langkahnya:
Buka aplikasi GIMP, buat file baru dengan ukuran kecil saja misal 150 x 75 px beri background disini saya contohkan hitam.
Buat text pertama (misal kwali) dengan font, ukuran dan warna yang sesuai. Contoh pada gambar berikut.

Klik kanan pada layer text, pilih layer to image size, kemudian duplikatkan layer text tersebut menjadi 4 seperti pada gambar.

Kita mulai langkah membuat efek transisi. Disini saya contohkan efek Dream. Klik pada layer kwali#1, buka filter, pilih blur > gaussian blur isikan pada kotak horizontal = 7 dan vertical = 0. Pada layer kwali#2 lakukan hal yang sama, isikan horizontal = 15 dan vertical = 0. kemudian pada layer kwali#3 isikan horizontal = 25 dan vertical = 0.
Duplikasikan layer background menjadi 5, kemudian susun masing masing layer background dibawah layer-layer text tadi seperti pada gambar.

Klik kanan pada layer kwali#3 kemudian pilih merge down. Lakukan hal yang sama pada layer kwali#2, kwali#1, kwali, hingga menyisakan 1 layer background.
Sampai tahap ini, kita sudah menyelesaikan text pertama. Selanjutnya kita akan membuat text yang kedua. Klik pada text tool buat text misal “linux”. Sesuaikan font, ukuran dan warnanya sesuai dengan selera anda, letakkan pada susunan layer paling atas.
Klik kanan pada layer text (linux), pilih layer to image size, kemudian duplikatkan menjadi 4.
Kita akan mencoba efek yang berbeda pada text “linux” ini, misal swirl atau memutar. Klik pada layer linux#1, buka filter, pilih blur > motion blur, pilih radial, isi angle dengan angka 30. Lakukan hal yang sama pada linux#2, isi angle = 50, dan pada linux#3 angle = 75.
Duplikat kembali layer background menjadi 4, letakkan masing masing di bawah layer linux#3, linux#2, linux#1, linux. Kemudian merge down masing-masing seperti pada text “kwali”.
Langkah selanjutnya kita tinggal memberi step atau waktu. Klik kanan pada layer paling atas, ketikkan “linux3 (100ms)” kemudian enter. Lakukan pada layer dibawahnya seperti pada gambar.

Langkah terakhir, buka filter > animation > optimize (for GIF), kemudian save as kwali.gif, pilih save as animation, kemudian export, selesai. Anda bisa melihat hasilnya dengan membuka file tersebut open with firefox web browser.
Ternyata cukup dengan aplikasi GIMP dan sedikit sentuhan kreatifitas anda, bisa menghasilkan sebuah animasi dengan efek cukup halus mendekati efek flash. Contoh lainnya lihat banner kwali.info. Semoga bermanfaat, selamat mencoba.